Inter-Relasi :
A . Toleransi
B. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
C. Habib Rizieq Shibab
D. Agama
Pokok Pikiran di Paragaraf:
1. Toleransi Menurut Saya
2. Toleransi Di Indonesia
3. Kasus Basuki Tjahaja Purnama
4. Keterlibatan Agama dalam konflik
Politik
5. Kasus Habib Rizieq Shibab
6. Perbedaan Toleransi
7. Kesimpulan
DIFFERENCE
Manusia
adalah makhluk individu yang mempunyai kepribadian masing-masing. Manusia
dituntut untuk berinteraksi dengan individu lainnya untuk memenuhi
kebutuhannya. Dalam kehidupan di masyarakat, setiap individu dihadapkan dengan
kelompok-kelompok yang berbeda karakter dan perbedaan agama. Antar individu
pasti mempunyai sikap toleransi atau menghormati antar umat bergagama dengan
porsi yang berbeda-beda.
Terkait
dengan toleransi antar umat beragama, terutama di Indonesia. Saya melihat sikap
toleransi mereka masih belum bisa dikatakan dengan baik. Kenapa begitu? Karena
antar individu masih lebih mementingkan agama mereka masing-masing. Pada setiap
individu harus lebih meningkatkan sikap toleransi. Karena toleransi mencegah perpecahan
antar umat beragama.
Saya
mengambil kasus penistaan agama yang di lakukan oleh Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok). Ahok kemarin sempat
mengajukan banding untuk mengurangi hukumannya, tetapi Ahok membatalkan banding
tersebut dengan alasan untuk membuat tenang situasi yang ramai itu. Ya ini,
salah satu sikap toleransi individu dengan kelompok yang bisa dikatakan sangat
baik. Karena Ahok, lebih mengutamakan kelompok atau individu lain agar mereka
‘senang’.
Terkait
kasus di atas, kita bisa melihat perbedaan agama masih menjadi masalah bagi
masyarakat Indonesia. Seakan Negara ini ingin dijadikan Negara Islam yang
seharusnya kita berpegang teguh kepada semboyan Pancasila yaitu Bhineka Tunggal
Eka. Kasus ini juga seakan Agama ikut campur dengan urusan politik. Padahal
Agama dan Politik tidak bisa disatukan, karena bisa menimbulkan perpecahan atau
konflik yang sangat serius.
Ada
kasus lain yang masih hangat di telinga masyarakat Indonesia yaitu, kasus ketua
Front Pembela Islam (FPI) Habieb Rizieq tentang pergi dari Indonesia dan kasus
pornografi. Habib Rizieq adalah ketua
FPI sampai saat ini, tetapi dia tersandung kasus yang sampai saat ini belum
terselesaikan. Karena Habib Rizieq ‘belum’ pulang ke Indonesia dengan berbagai alasan.
Seharusnya sikap yang ditunjukan oleh Habib Rizieq tidak seperti itu, Karena
dia Ketua Front Pembela Islam (FPI) yang mempunyai pengikut yang cukup banyak.
Dari
Kasus di atas Habib Rizieq terlihat tidak memiliki sikap toleransi. Di liat
dari dia meninggalkan Indonesia dari dia umrah sampai sekarang dan kabarnya dia
malah memperpanjang visa di Saudi Arabia. Berbeda dengan Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok), dia berani menghadapi masalah yang dia dapat dengan sangat berwibawa.
Meskipun dia seperti di terror oleh ribuan massa yang kontra terhadap Ahok.
Seharusnya Rizieq meniru sikap toleransi yang di lakukan oleh Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok).
Jadi
bisa di simpulkan dari kasus kasus di atas, bahwa toleransi itu sangat penting.
Karena bila kita tidak menerapkan toleransi tersebut bisa membuat perpecahan.
Tetapi pada dasarnya semua manusia memiliki toleransi, tapi berbeda-beda
bobotnya. Semua masyarakat Indonesia wajib meningkatkan toleransi tersebut
karena kita memiliki berbagai perbedaan agama dan kebudayaa.